SMKN 1 Talaga..., Religius, Vokasional, Enterpreneur dan Profesional)

Selamat Datang...., di Blog Media Belajar Daring dan Tutorial - Muchamad Eki S. A. .......




Selamat Datang di Blog
SMK Negeri 1 Talaga

SMK Negeri 1 Talaga..., Religius, Vokasional, Enterpreneur dan Profesional)


Jalan Sekolah No.20, Talagakulon, Kec. Talaga, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat 45463

<<<     Media Belajar Daring dan Tutorial     >>>



Tampilkan postingan dengan label simulasi dan komunikasi digital. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label simulasi dan komunikasi digital. Tampilkan semua postingan

Pengertian Simulasi Digital

Pengertian Simulasi Digital
  • Simulasi adalah suatu cara untuk menduplikasi/menggambarkan ciri, tampilan, dan karakteristik dari suatu system nyata. Ide awal dari simulasi adalah untuk meniru situasi dunia nyata secara matematis, kemudian mempelajari sifat dan karakter operasionalnya, dan akhirnya membuat kesimpulan dan membuat keputusan berdasar hasil dari simulasi. Dengan cara ini, sistem di dunia nyata tidak disentuh /dirubah sampai keuntungan dan kerugian dari apa yang menjadi kebijakan utama suatu keputusan di uji cobakan dalam sistem model.
  • Menurut Pusat Bahasa Depdiknas (2005) simulasi  adalah satu metode pelatihan yang memperagakan sesuatu dalam bentuk tiruan (imakan) yang mirip dengan eadaan yang sesungguhnya; simulasi: penggambaran suatu system atau proses dengan peragaan memakai model statistic atau pemeran.
  • Udin Syaefudin Sa’ud (2005: 129) simulasi adalah sebuah replikasi atau visualisasi dari perilaku sebuah sistem, misalnya sebuah perencanaan pendidikan, yang berjalan pada kurun waktu yang tertentu. Jadi dapat dikatakan bahwa simulasi itu adalah sebuah model yang berisi seperangkat variabel yang menampilkan cirri utama dari system kehidupan yang sebenarnya. Simulasi memungkinkan keputusan-keputusan yang menentukan bagaimana ciri-ciri utama itu bisa dimodifikasi secara nyata.
  • Digital berasal dari kata Digitus, dalam bahasa Yunani berarti jari jemari. Apabila kita hitung jari jemari orang dewasa, maka berjumlah sepuluh (10). Nilai sepuluh tersebut terdiri dari 2 radix, yaitu 1 dan 0, oleh karena itu Digital merupakan penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan biner). Semua system computer menggunakan sistem digital sebagai basis datanya. Dapat disebut juga dengan istilah Bit (Binary Digit).
  • Simulasi Digital dalam pembelajaran berarti kegiatan pembelajaran dengan pemanfaatan teknologi informatika melalui pengembangan bahan ajar berbasis web. Untuk mewujudkan materi bahan ajar berbasis web ini diperlukan sejumlah pemahaman materi mengenai bagaimanakah komunikasi daring (online), proses pembelajaran berbasis web (kelas maya), bagaimana cara presentasi yang lebih menarik (presentasi video) dan lain sebagainya.

Share:

Intimidasi Dunia Maya (Cyberbullying)

Intimidasi Dunia Maya (Cyberbullying)

  • Intimidasi Dunia Maya (Cyberbullying) atau penindasan dunia maya adalah segala bentuk kekerasan yang dialami anak atau remaja dan dilakukan teman seusia mereka melalui dunia maya atau internet.
  • Intimidasi Dunia Maya (Cyberbullying) adalah kejadian manakala seorang anak atau remaja diejek, dihina, diintimidasi, atau dipermalukan oleh anak atau remaja lain melalui media internet, teknologi digital atau telepon seluler.
  • Intimidasi Dunia Maya (Cyberbullying) adalah penggunaan teknologi untuk mengintimidasi, membuat korban, atau menganggu sekelompok orang. Bhat (2008),
  • Intimidasi Dunia Maya (Cyberbullying) sebagai perilaku agresi termasuk didalamnya penyerangan yang berulang, mempermalukan orang lain atau mengucilkan orang lain demi kepentingan seseorang yang lebih berkuasa. Heirman (2015)
  • Intimidasi Dunia Maya (Cyberbullying) adalah proses mengirim teks atau gambar yang dimaksudkan untuk menyakiti atau mempermalukan orang lain. Valentino (2013)
  • Intimidasi Dunia Maya (Cyberbullying) juga didefinisikan sebagai perlakuan kasar yang dilakukan seseorang atau kelompok orang, menggunakan bantuan alat elektronik yang dilakukan berulang dan terus menerus pada seorang target yang membela diri (Smith, Mahdavi, Carvalho, Russel, & Tipett, 2008).




Pasti anda pernah mendengar kata "Bullying", bukan? Di kalangan anak-anak atau remaja saat ini kerap terjadi Cyber bullying. Mungkin belum banyak orang yang mengetahui apa itu cyber bullying. Cyber bullying adalah segala bentuk kekerasan yang dialami anak atau remaja dan dilakukan teman seusia mereka melalui internet. Cyber bullying yaitu terjadi dimana seorang anak atau remaja diejek, dihina, diintimidasi, atau dipermalukan oleh anak atau remaja lain melalui media internet, teknologi digital atau telepon seluler. Seiring dengan perkembangan zaman, perkembangan teknologi pun semakin canggih. Anak-anak dan remaja sekarang sudah mahir menggunakan teknologi dan mengakses internet. 
Sosial media saat ini sedang digandrungi oleh remaja. Dengan aktif di sosial media seorang anak bisa dinilai 'gaul' oleh anak lainnya. Emosi remaja masih tergolong labil, sehingga kerap mengekspresikan diri dan tidak dapat mengontrol dirinya, sampai bertindak bully terhadap temannya sendiri. Misalnya, menghina atau mempermalukan teman sekolah melalui sosial media. Anak-anak atau remaja yang melakukan cyber bullying terhadap temannya terkadang tidak memikirkan apa dampak buruknya. Orang yang ia ejek tersebut bisa kecewa, sedih, hingga merasa tertekan, dan bisa menarik diri dari lingkungannya karena tidak punya rasa percaya terhadap dirinya sendiri. Hal ini sangat merugikan dan membuat orang lain mendapatkan efek negatif atas perbuatan cyber bullying. 
Peran orangtua sangatlah penting untuk menjauhkan anak-anak dari perbuatan bully. Bunda dan Ayah perlu mengontrol aktivitas cyber yang dilakukan anak. Orangtua juga perlu mengerti tentang dunia cyber, seperti sosial media. Selain itu, orangtua sangat perlu mengajak bicara anak tentang apa dampak negatifnya dari perbuatan bully. Karena tak ada seorangpun yang rela dirinya menjadi korban bully yang dilakukan teman-teman mereka.


Jenis-jenis Cyberbullying


Ada beberapa jenis cyberbullying menurut Willard (2007), dalam jurnal nya yang berjudul “Educator’s guide to cyberbullying and cyberthreats”. yaitu, sebagai berikut :
  1. Flaming, yaitu mengirimkan pesan berupa kata-kata penuh amarah dan frontal.
  2. Harassment, yaitu mengirimkan pesan berupa gangguan ke e-mail, atau jejaring sosial secara terus menerus.
  3. Denigration, yaitu proses untuk merusak nama baik orang lain dengan cara mengumbar keburukan seseorang di media sosial.
  4. Impersonation, yaitu berpura-pura menjadi orang lain dan mengirimkan pesan-pesan atau status yang tidak baik ke orang lain.
  5. Outing, yaitu menyebarkan data-data, foto dan rahasia orang lain di internet.
  6. Trickery , yaitu membujuk seseorang dengan menipu orang tersbut agar mendapatkan informasi atau foto pribadi orang tersebut.
  7. Exclusion, yaitu secara sengaja mengeluarkan seseorang dari grup online.
  8. Cybejrstalking, yaitu mengganggu seseorang secara terus menerus sehingga menyebabkan ketakutan pada orang tersebut.






- - - - -
Sumber :
*https://id.wikipedia.org/wiki/Intimidasi_dunia_maya
*https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan-intimidasi-dunia-maya-atau-cyberbullying/14890
*https://www.kompasiana.com/kiranaoktaviani/552ff83a6ea8344b778b45d4/apa-itu-cyber-bullying



Share:

Simulasi dan Komunikasi Digital

Pengertian Simulasi dan Komunikasi Digital
  • Simdig singkatan dari Simulasi dan Komunikasi Digital. Simulasi dan Komunikasi Digital atau Simdig adalah salah satu mata pelajaran pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sesuai pada Surat Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Nomor 130/D/KEP/KR/2017 tentang Struktur Kurikulum Pendidikan Menengah Kejuruan.
  • Simulasi dan Komunikasi Digital adalah suatu proses peniruan dalam bentuk visual yang dideskripsikan menyerupai kata, gambar dan grafis. analitik. Teknik simulasi merupakan metode kuantitatif yang menggambarkan perilaku suatu sistem.
  • Simulasi Digital dalam pembelajaran merupakan pembelajaran dengan menggunakan perangkat teknologi melalui pengembangan bahan ajar berbasis digital atau web. untuk mewujudkannya perlu pemahaman mengenai bagaimana menampilkan atau menggabungkan audio atau video menjadi sebuah tampilan yang menarik.





Silabus Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital


Silabus Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital ini diterapkan berdasarkan Kurikulum 2013 versi 2017





Dalam mata pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital ini diantaranya membahas :
Semester 1 :

1. Algoritma
>> Algoritma dan Contohnya
>> Flowchart dan Simbolnya
>> Pseudocode dan Contohnya

2. Peta Konsep atau Peta Minda
>> Pengertian Peta Konsep atau Peta Minda
>> Peta Minda
>> Peta Konsep
>> Aplikasi Peta Minda (Mindmup)

3. Pengelolaan Informasi
>> Pengertian Mengetik 10 Jari
>> Jenis-jenis Keyboard pada Komputer
>> Cara Mengukur Kecepatan Mengetik
>> Aplikasi Latihan Mengetik
>> Perangkat Keras Komputer
>> Mouse
>> Keyboard
>> Monitor
>> Klasifikasi Perangkat lUnak
>> Media Penyimpanan
>> Pengolah Database
>> Pengolah Video
>> Pengertian Jaringan Komputer
>> Pengertian Internet
>> Pemrograman CSS

4. Pengolah Kata
>> Pengertian Pengolah Kata
>> Latihan Aplikasi Pengolah Kata
>> Pengertian Aplikasi Pengolah Kata
>> Fungsi Pengolah Kata dan latihannya
>> Fungsi Shortcut Keyboard Microsoft Word
>> Contoh Aplikasi Pengolah Kata
>> Manfaat / Fungsi Pengolah Kata
>> Tutorial Praktik Pengolah Kata

5. Pengolah Angka
>> Pengolah Angka (Spreadsheet)
>> Latihan Aplikasi Pengolah Angka
>> Manfaat Pengolah Angka
>> Formula / Rumus dalam Excel
>> Formula / Rumus SUM dalam Excel
>> Countifs dan Tutorialnya
>> Data Validation dan Tutorialnya
>> Conditional Formating dan Tutorialnya
>> Filter - Sort dan Tutorial
>> Tutorial Praktik Pengolah Angka

6. Pengolah Presentasi
>> Pengolah Presentasi dan Contoh Aplikasinya
>> Membuat Slide Presentasi
>> Teknik Presentasi yang baik

7. Buku Digital
>> Pengertian Buku Digital dan Fungsinya
>> Macam-macam Fomat Buku Digital
>> Langkah-langkah Membuat Buku Digital
>> Pemrograman HTML

8. Kewargaan Digital
>> Pengertian Warga Digital
>> Komponen Warga Digital
>> Pengertian Internet Safety (Internet Sehat)
>> Etika Berkomunikasi di Media Sosial
>> Tips Internet Sehat, Aman dan Nyaman
>> Virus Komputer, dan Cara Pencegahannya
>> Pengertian dan Simbol Creative Commons
>> Pengertian Cyberbully / Intimidasi dunia maya



Semester 2 :

1. Mesin Pencari Web (Search Engine)
>> Mesin Pencari Web dan Contohnya
>> Penjelajah Web dan Contoh Aplikasinya

2. Komunikasi Daring
>> Pengertian Komunikasi Daring
>> Pengertian Komunikasi Sinkron
>> Pengertian Komunikasi Asinkron
>> Pengertian Email, Manfaat dan Contohnya
>> Materi Intro to Email
>> Materi Basic Search (Search Engine)
>> Pengertian Video Conference dan Contohnya
>> Pembuatan Blog sebagai Media Pembelajaran

3. Kelas Maya (Virtual Class)
>> Kolaboratif Daring
>> Definisi Kelas Maya
>> Manfaat Kelas Maya
>> Tutorial Bergabung ke Kelas Maya Edmodo
>> Video Kelas Maya Edmodo
>> Video Presentasi Kelas Digital Edmodo

4. Presentasi Video
>> Pengertian Presentasi
>> Presentasi Video
>> Video Tutorial Pembelajaran
>> Aplikasi Presentasi Video
>> Aplikasi dan Manfaat Presentasi Video
>> Tutorial Blog sebagai Media Pembelajaran
>> Screencast-O-Matic
>> Active Presenter
>> Corel Video Studio
>> Perangkat Lunak Presentasi Video

5. Simulasi Visual
>> Simulasi Visual, Manfaat, Contoh Aplikasinya
>> Presentasi Pembuatan Bahan Ajar Digital
>> Animasi, Contoh dan Aplikasinya



* Literasi Edukasi Media Pilihan @smkn1pnyk
* Lembar Kerja Siswa
* Evaluasi Pembelajaran









Share:

Kelas Maya (Virtual Class)

Pengertian Kelas Maya (Virtual Class)
  • Kelas maya (Virtual Class) merupakan lingkungan belajar yang ada dalam konten digital dapat diakses, disimpan, dan dibagikan melalui Jaringan komputer dan Sistem informasi sehingga dapat diakses dimana saja dan kapan saja.
  • Kelas Maya (Virtual Class) adalah penerapan proses pembelajaran yang dilaksanakan secara daring (online), proses pembelajaran dapat dilaksanakan dimana saja dan kapan saja, peserta didik dapat mengikuti kelas dan menerima materi yang disediakan pengajar di internet, pengajar dan peserta didik tidak bertatap muka langsung tetapi dapat berkomunikasi melalui chat atau video conference. 
  • Kelas Maya (Virtual Class) adalah sebuah kelas yang diadakan tanpa adanya tatap muka secara langsung antara pengajar dan yang menerima bahan ajar. Jadi, kelas maya berhubungan langsung dengan internet. Dimana pengajar menyediakan sebuah forum kepada para penerima bahan ajar dan melakukan diskusi sama seperti kegiatan belajar mengajar dikelas
  • Kelas Maya (Virtual Class) merupakan proses kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan secara daring (online) terhubung dengan internet, pengajar dengan yang menerima bahan ajar menggunakan media internet untuk materi bahasannya dan dapat berkomunikasi juga secara online.





media elearning di web sekolah SMKN 1 Panyingkiran

Tampilan Kelas Maya - eFront SMKN 1 Panyingkiran



Contoh Kelas Maya (Virtual Class) 
Berikut contoh Kelas Maya (Virtual Class) yang dapat digunakan dalam aplikasi web :

Pengajar menyediakan sebuah grup / ruang / forum kepada para penerima bahan ajar atau peserta didik dan melakukan diskusi sama halnya seperti kegiatan belajar mengajar dikelas. Hanya saja yang membedakan kelas maya dengan kelas biasa yaitu adanya batasan berkomunikasi, karena jelas memiliki perbedaan dalam berdiskusi secara langsung dengan berdiskusi secara tidak langsung, untuk komunikasi daring secara langsung dapat menggunakan bentuk komunikasi sinkron (video conference)

Dalam kelas maya dapat diketahui kemajuan proses belajar, yang dapat dipantau baik oleh guru atau pengajar, siswa atau penerima bahan ajar, maupun orang tua atau wali. Selain digunakan untuk proses pendidikan jarak jauh, sistem tersebut juga dapat digunakan sebagai penunjang kelas tatap muka.





Jenis-Jenis Kelas Maya


Secara umum, perangkat lunak (Software) yang mendukung kelas maya mempunyai basis web.
Jenis Kelas Maya (Virtual Class) diantaranya :
  1. Learning Management System (LMS)
  2. Learning Content Management System (LCMS)
  3. Social Learning Network (SLN)


1. Learning Management System (LMS)
Learning Management System (LMS) yaitu perangkat lunak yang digunakan untuk perencanaan, pengiriman serta pengolahan kegiatan pembelajaran. Selain itu, bermanfaat untuk kebutuhan dokumentasi, laporan kegiatan administrasi, dan materi. 
Yang semuanya itu berjalan dengan menggunakan internet, aplikasi Learning Management System dibedakan menjadi 2 macam yaitu:
  • Learning Management System proprietary, seperti Saba Software, Apex Learning,  IntraLearn, SAP Enterprise Learning dan Blackbord.
  • Learning Management System proprietary open source, seperti Atutor, Dokeos, dotLRN, Freesyle Learning, Moodle, OpenACS, OpenUSS, Sakai, Spaghetti Learning, ILIAS, LON-CAPA, dan Moodle, 
2. Learning Content Management System (LCMS)
Learning Content Management System (LCMS) adalah pengembangan lebih lanjut dari LMS. LCMS memiliki fungsi yakni untuk membuat, memperharui, melakukan publikasi maupun pengelolaan isi dari suatu sistem yang terorganisir di internet.
LCMS juga digunakan untuk melakukan pengawasan, perincian, penyediaan dan melakukan publikasi dokumen secara spesifik, contohnya seperti artikel, panduan dan lain sebagainya. LCMS ini bisa di isi dengan fil komputer yang dalam bentuk gambar, video, audio, dokumen elektronik dan isi website. Contoh dari LCMS yakni seperti lain e-doceo solutions.
3. Social Learning Network (SLN)
Social Learning Network (SLN) adalah pengembangan lebih lanjut setelah LMS & LCMS. Social Learning Network digunakan sebagai pembelajaran yang lebih luas dari kelompok belajar karena memakai jejaring sosial media.
Sebab sekelas sosial yang lebih besar maka kemungkinan akan mengakibatkan perubahan sikap dan perilaku para peserta meskipun tidak semuanya. Contoh aplikasi “SLN” yaitu Edmodo.



Tujuan Kelas Maya

Tujuan dari Kelas Maya (Virtual Class) yakni antara lain :
  • Membuat pembelajaran yang bisa berlangsung kapan saja dan dimana saja dengan menghemat waktu dan biayadengan kata lain memudahkan para pelajar.
  • Meningkatkan keterampilan pemakaian teknologi IT menjadi lebih kreatif dan menambah minat belajar.
  • Memaksimalkan kemampuan seseorang walaupun diluar kelas langsung/tatap muka.





Fungsi dan Manfaat Kelas Maya (Virtual Class) 

Fungsi Kelas Maya (Virtual Class) antara lain :
  • Menambah atau melakukan pengayaan pembelajaran (supplement).
  • Mengganti sebagian pembelajaran (complement).
  • Mengganti semua pembelajaran (replacement)

Adapun manfaat Kelas Maya (Virtual Class) :
  • Materi yang lebih luas dan banyak, dapat memudahkan pelajar.
  • Proses belajar sesusai dengan kebutuhan.
  • Menyingkat waktu
  • Mengurangi belajar bergantung dengan buku dan lebih relevan dengan dunia luar. Dll..



- - - - -
Sumber :
* https://id.wikipedia.org/wiki/Kelas_maya



Share:

Berdoa di Hari Jumat Berkah

<<= Berdoa di Hari Jumat Berdoa =>>

Profil SMKN 1 Talaga

AJAP - - - - IID - KIJB 2023

<<= Kualitas Inovasi AJAP =>>
<<= Aplikasi Jadwal Pelajaran =>>

Testimoni TEFA BR - SMKN 1 Talaga

<<= Testimoni TEFA BR =>>

Postingan Populer

Label

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Recent Posts